Kota Sawahlunto Kota Baro
Kota Kuali tasabuik juo
Katiko musim proyek Tibo
Makelar proyek sato manaruko
Serambi Mekah Kota Padang Panjang
Tanah Datar Kota Budayo
Manjadi pabincangan urang sagalanggang
Makelar proyek nan maatur sadonyo
Jam Gadang di Bukittinggi
Alahan Panjang ba Danau Kembar
Batanyo juo ka baleh diri
Sia bana nan disabuik makelar
Angso Duo di Kota Pariaman
Kawasan Mande di Pasisia Selatan
Makelar proyek sulik dibuktikan
Sado nan sato main aman
Makelar proyek tanda tanya yang tak terjawab. Kalaupun ada jawab sulit membuktikan. Karena, bermain aman dan saling menguntungkan. Rekanan dapat proyek, makelar dapat fee. Sehingga, tak ada yang bersuara, ketika kasus ini mengapung ke udara
Pertanyaan pun bergayut di hati. Apa itu makelar proyek. Dan, apa tugasnya, sehingga berperan penting berbagi kue proyek. Bisa mengatur pemenang dan mengendalikan permainan. Diketahui, makelar itu, perantara yang menghubungkan kontraktor dengan pemilik proyek (instansi pemerintah atau swasta)
Biasanya, mencari imbalan berupa komisi atau fee. Tugasnya, menjanjikan kemudahan kemenangan tender. Wawww, hebat. Tentu makelar ini, bukan orang sembarang. Pasti, dekat dengan penguasa. Kalau tidak, mana bisa bermain dilingkaran penguasa.
Tim Sukses dan Petinggi Partai
Suka tak suka, mau tak mau. Dan, itu fakta yang terjadi. Pemilihan Kepala Daerah langsung (Pilkada), menjadi penyebab munculnya makelar proyek dan walikota malam. Tingginya cost Pilkada, calon kepala daerah, tentu butuh dukungan dan dana. Tim sukses istilah sekarang ini
Timses ini pun terdiri beberapa bagian, termasuk orang partai dan penyandang dana. Disebut juga istilah ring satu. Perjuangan mereka, memenangkan calon kepala daerah, tentu ada konsekwensi yang diterima. Ya, disamping balik modal, juga bentuk balas jasa
Partai pengusung dan pendukung pun juga punya kepentingan. Salah satu cara terbaik, mengembalikan modal melalui proyek. Dan, disinilah peran timses yang bertugas sebagai makelar memainkan proyek. Hampir terjadi diseluruh kabupaten, kota, provinsi dan pusat
Bagi rekanan yang ingin menikmati kue proyek, tinggal main mata dengan makelar. Kejujuran dan kualitas bukan lagi diutamakan. Rekanan yang berkompeten, kalah saing dari mereka yang menggunakan jasa makelar proyek.
Penulis Novri Investigasi
Wartawan Utama
