PADANG, INVESTIGASI_Jika hujan turun dengan integritas tinggi di Sicincin, terutama di kawasan pasar, akan tergenang air. Banjir pun tak terelakan dan terjadi hampir setiap turun hujan. Banyak penyebab terjadinya banjir. Baik ulah warga maupun pekerjaan instansi lain yang mengakibatkan saluran air tersumbat
Tak percaya, lihat saja ke lokasi langganan banjir itu. Gorong gorong, sepanjang aliran tidak sesuai dengan dimensi saluran, sehingga tersumbat. Diperparah lagi, pipa utilitas dari PDAM dan Telkom, ikut menyumbang saluran air. Dan, ini yang diantisipasi Dinas Sumber Daya Air Bina Konstruksi (SDABK) Sumbar
Lakukan Antisipasi Banjir
Warga resah, pengendara gerah dan berharap agar segera dilakukan penanganan. Inipun dijawab Dinas SDABK melalui rehabilitasi jaringan irigasi DI Sicaung Kabupaten Padang Pariaman. Sekarang, melalui rekanan CV. Trigatra Aritama Konstruksi Persada, sedang dalam tahap pekerjaan
Penanganan tepat dan terukur mengantisipasi banjir pada proyek senilai Rp940.574.141, masa pelaksanaan 4 bulan, supervisi CV. Arkaan Nusantara Consultan, dilakukan Dinas SDABK Sumbar. Diantaranya, pembongkaran saluran yang menyempit karena sedimen dan tumpukan sampah
Pemasangan kembali saluran pasangan batu dengan penutup beton (plat dukker), pemasangan manhole untuk memudahkan OP pengerukan sedimen dan sampah secara berkala. Ini menjadi solusi Dinas SDABK Sumbar mengantisipasi banjir di Sicincin
Sekedar informasi, pasangan batu lama, hanya dilakukan penggerukan. Sedangkan, pasangan batu baru ditutupi Platdukker. Itupun hanya sepanjang 150 meter. Dan, diharapkan warga bersabar deengan terlaksananya pekerjaan ini, terutama rumah atau tokonya terimbas pekerjaan.
Penulis Novri Investigasi
